by

Air Minum yang Tidak Bersih

Air terdapat di seluruh bagian tubuh. Sebagian besar berada di dalam sel dan sisanya di luar sel. Air membuat sel-sel dalam tubuh berfungsi dengan baik, penting dalam peredaran darah, dan menjaga suhu tubuh. Perlu diketahui, air tidak terperangkap di dalam tubuh. Setiap hari, air dalam tubuh akan keluar melalui: keringat (sekitar 100 ml), feses (sekitar 200 ml), urine (setidaknya 500 ml), dan insensible water loss (sekitar 800 ml). Jumlah air yang hilang dari tubuh ini tidak mutlak dan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya, kita akan mengeluarkan lebih banyak keringat saat berolahraga. Saat diare, jumlah air yang keluar dari tubuh juga akan lebih banyak lewat feses dan urine.

Ada pun air yang hilang dari tubuh tapi tidak kita sadari, itulah yang dimaksud dengan insensible water loss, yaitu lewat penguapan dari kulit dan jalan napas. Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menyebabkan gejala beragam pada tubuh. Gejalanya bervariasi, tergantung tingkat keparahan dehidrasi. Mulai dari haus, konsentrasi berkurang, sakit kepala, hingga hilang kesadaran.Kebutuhan air putih tiap manusia berbeda tergantung dari berapa banyak cairan yang hilang dari tubuhnya.

Namun, jangan bingung! Ada, kok, panduan angka kecukupan gizinya dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pada laki-laki dewasa, dibutuhkan minimal 2,5-2,6 liter atau 8 gelas air putih setiap harinya. Sementara itu, pada perempuan dewasa, dibutuhkan minimal 2,3 liter atau tujuh gelas.

Jangan lupa, pastikan untuk memilih air minum yang baik. Tips memilih air minum yang aman dan terjamin adalah:

  • Minum air minum dalam kemasan yang masih tersegel atau isi ulang dari tempat khusus air isi ulang.
  • Hindari minum air keran walaupun sudah direbus. Karena, tidak seperti di beberapa negara lain, air keran di Indonesia tidak semuanya layak diminum.
  • Bawa air dari sumber yang ingin diperiksa ke laboratorium terdekat atau BPOM.

Selain itu ada beberapa faktor yang mengindikasikan air minum itu tidak bersih dan tidak layak dikonsumsi oleh kita. Berikut adalah ciri-cirinya

  • Warna Air Tidak Bening

Air minum seharusnya tidak berwarna, jernih, dan bening. Air yang berwarna tidak diketahui kandungan yang dimiliki, sehingga sebaiknya jangan diminum. Sebagai contoh, air yang berwarna kecoklatan bisa saja berasal dari karat di pipa air.

  • Air Berbau

Air yang berbau, apalagi yang baunya menyengat, merupakan pertanda air tersebut mengandung logam berat. Air ini tergolong beracun dan sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi.Air yang berbau seperti pemutih mengandung klorin (baunya seperti bau kolam renang). Pemberian klorin dimaksudkan untuk membunuh bakteri, virus, dan parasit dalam air. Meski demikian, hindari untuk meminumnya.

  • Air Memiliki Rasa

Air yang punya rasa seperti logam kemungkinan memiliki pH yang rendah. Padahal, air yang layak minum adalah yang pH-nya netral, yaitu sekitar 7. Selain itu, rasa logam juga dapat disebabkan oleh adanya sisa logam seperti besi, mangan, seng, tembaga, atau karat dari pipa air. Terkadang, ada yang menggambarkan air seperti ini rasanya asin.

  • Terdapat Endapan

Air yang memiliki endapan juga tak layak dikonsumsi. Ini karena, endapan tersebut bisa saja merupakan bahan kimia beracun. Jadi, bila melihat endapan dalam segelas air yang hendak kita minum, jangan diminum. (1)

Agar benar-benar yakin bahwa air yang dikonsumsi layak minum, kita bisa membawa contoh air ke laboratorium terdekat atau BPOM. Meski menjadi sedikit repot dan harus mengeluarkan biaya, langkah ini penting untuk kelangsungan hidup dan kesehatan kita. Bila ternyata hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan bahwa air yang kita bawa tidak aman sehingga menjadikannya tak layak untuk dikonsumsi, kita perlu mencari alternatif lain. Misalkan, menyaringnya terlebih dulu dengan produk filter air sebelum digunakan, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga. Untuk air minum, selain disaring, perlu juga direbus terlebih dulu hingga mendidih agar bebas kuman. Bila kualitas air sangat buruk, mau tidak mau kita harus membeli air yang layak minum. Kita pun harus selektif dan berhati-hati dalam mencari tempat yang menjual air minum layak konsumsi.(2)

Daripada kita bingung untuk menentukan air minum yang mana, yang harus kita konsumsi. Lebih baik memilih minuman yang sudah jelas kualitasnya. Seperti AQUA yang berasal dari 17 sumber air pegunungan di Indonesia yang terbentang dari Sabang hingga Merauke. Dari sana, proses penyaringan alami dari batu-batuan vulkanis terjadi. Itulah yang memungkinkan keberadaan kandungan mineral di dalam air AQUA. Untuk memastikan kemurnian, proses produksi pun dilakukan dengan standard higienis yang tinggi, memastikan tidak ada campur tangan manusia dalam prosesnya. Di dalam air AQUA memang terdapat sejumlah mineral yang bermanfaat bagi tubuh seperti natrium, kalium, klorida, kalsium, dan magnesium. Dalam menentukan sumber air, AQUA melakukan analisis minimal satu tahun untuk memilih sumber air yang dapat diolah menjadi air minum yang aman, bersih, tidak berasa, dan tidak berbau. Itu belum cukup. AQUA masih melakukan 400 kali lebih pemeriksaan kualitas berikutnya supaya memastikan air tetap berkualitas. Dengan demikian, kebersihan air AQUA pasti terjamin. (3)

  1. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3638362/mengenal-ciri-ciri-air-minum-yang-tak-layak-konsumsi
  2. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3394465/kenali-ciri-ciri-air-minum-yang-layak-konsumsi
  3. https://www.sehataqua.co.id/cara-memilih-air-minum-terbaik-untuk-dikonsumsi-setiap-hari/

News Feed